8 Penyebab Akun Adsense Di Banned

Pena-Indigo.com - Mempunyai blog yang sudah di monitesasi Google Adsense merupakan impian setiap orang. Pun begitu pula dengan anda, harapannya agar blog yang selama ini dibangun dari titik nol bisa berkembang menjadi satu ladang penghasilan yang menguntungkan. Oleh karena itu, jagalah agar Google Adsense tersebut bisa terus berada di blog mu jangan sampai kena Banned.

Banyak para blogger pemula yang karena kurang hati-hati, ia harus menerima kenyataan pahit kalau Google Adsense secara tiba-tiba memutuskan hubungan denga situs tersebut.

Untuk itu kita akan berbagi pengalaman sekaligus tips agar blog kesayanganmu tidak kena banned (PHK) dan penghasilanmu masih terus mengalir.

Pertama saya ingin berbagi pengalaman tentang banned yang pernah saya rasakan.



Saat pertama mendapat kabar kalau blog yang saya kelola sudah diterima untuk menjadi publisher adsense rasanya memang luar biasa. Tetapi karena belum tahu betul tentang ketentuan-ketentuan Adsense, keesokan harinya dapat pemberitahun bahwa akun saya sudah di banned.

Saya pun bertanya, ada apa dengan Adsense saya? kenapa saya di banned? Pelanggaran apa yang sudah dilakukan?

Berbagai pertanyaan mulai muncul dan saya harus segera mencari tahu penyebabnya.

Saya pun mulai searching di internet, bertanya kepada teman dan kalau mungkin bertanya kepada forum-forum Facebook.

Dari hasil itulah saya mulai tahu kalau begitu banyak hal-hal yang semula saya remeh namun berakibat fatal bagi Adsense saya.

Disinilah inti dari artikel kali ini.

Penyebab Banned Adsense yang Paling Sering dilakukan Blogger Pemula


  • Sering Iseng Buka Blog Sendiri Karena Ingin Cek Iklan

Salah satu penyebab Google Adsense terkena banned adalah pemilik blog terlalu sering membuka situsnya sendiri tanpa mengaktifkan mode Incognito. Mengapa demikian, iya! tahukah kamu kalau Google adalah Sang Pelacak yang canggih, dengan kemajuan teknologi ia mampu mendeteksi titik IP. Dengan alamat IP tersebut mereka menganggap bahwa pemilik blog melakukan tindakan illegal karena secara otomatis pendapatan adsense akan bertambah.


  • Memasang Iklan Bukan Pada Tempat yang Semestinya

Yaitu ketika pemilik blog meletakkan unit iklan pada area dimana ketika pengunjung akan klik salah satu menu ternyata letaknya tumpang tindih dengan unit iklan. Jika ini dilakukan dengan terus menerus dalam jumlah yang sangat banyak memungkinkan terjadinya invalid klik. 

  • Modifikasi Unit Iklan Hingga Tidak Bisa di Bedakan Mana Unit Iklan Mana Konten Blog
Di beberapa kasus yang sering terjadi adalah ketika pemilik blog membuat atau mengedit gambar menyerupai unit iklan. Atau juga bisa sebaliknya memodifikasi unit iklan sehingga nyaris seperti isi konten blog. Kesalahan seperti ini memang jarang terjadi kecuali pada mereka yang tahu soal coding atau minimal sudah bermain lama dengan Adsense.

Bisa juga ketika seseorang memasang unit iklan adsense menggunakan script lain sehingga unit iklan tampil memenuhi halaman atau sebagain besar halaman situs. 

Jenis iklan Adsense yang sudah tidak boleh ditampilkan pada blog/wordpress adalah jenis iklan Interstitial dan iklan Pop Up. Penyebabnya adalah karena iklan jenis ini sangat merugikan visitor, pertama karena menutupi konten, kedua sangat mengganggu dan ketiga munculnya tiba-tiba . Sehingga ketika visitor melakukan klik iklan dilakukan tidak sengaja atau Invalid Klik.

Jika kamu memasang iklan dari selain Google Adsense juga harus diperhatikan, apakah sudah sesuai dengan ketentuan Adsense atau belum. Jangan sampai karena iklan lain, akun Adsensemu kena Banned.

  • Traffic Tidak Valid
Apakah itu? Traffic Invalid adalah ketika sumber rujukan penunjung hanya datang dari satu saja. Misalnya pengunjung blog hanya datang dari FB, atau dari Twitter saja. Jika ini terjadi pada situs kamu, coba kurangi kegiatanmu sharing ke FB atau Twitter. Lakukan seperlunya saja, agar traffic blog tidak tercatat sebagai traffic Spam. Google Adsense lebih menyukai pengunjung yang berasal dari mesin pencarian seperti Google Search, Bing atau Yandex. Traffic yang datang dari ketiga sumber tersebut biasa disebut dengan organic traffic

  • Membuat Konten Tidak Original (Bukan Asli Buatan Sendiri)
Maksudnya adalah kamu bikin konten mutlak dari hasil Copy Paste milik orang lain tanpa edit sedikit pun. Selain merugikan orang lain, plagiat juga merugikan kamu sendiri selaku pengambil hak cipta. 

Latih dirimu untuk membuat konten unik dan menarik, beda dengan yang lain. Walaupun isi pembahasannya sama, tapi gaya tulisan sudah beda. 

  • Mengandung Konten Sensitive
Yang termasuk konten sensitive adalah konten atau artikel yang menyebarkan pesan-pesan ilegal seperti J*di, P*rn*grafi, Hack atau yang berbau SARA. Ini bukan hanya judul artikel saja tapi lebih kepada kata atau kalimat yang disinyalir mengandung kata-kata sensitive tersebut. 

  • Memasang Unit Iklan Lebih Banyak Daripada Isi Konten
Nilai paling berharga adalah isi kontenmu, bukan unit iklanmu. Tata dengan rapi sehingga nyaman dilihat dan ilmu yang tersimpan dalam artikelmu benar-benar terserap oleh visitor. 

  • Menyuruh Teman/Orang lain mengeklik Iklan
Tindakan paling dilarang adalah klik iklan sendiri atau menyuruh orang lain untuk melakukannya. Kegiatan seperti ini merupakan larangan keras untuk pemilik blog yang bisa digolongkan sebagai fraud click. Sepandai apapun kamu mengakalinya, cepat atau lambat akan terdeteksi sebagai pelanggaran. Jika menyuruh orang lain sudah disebut sebagai pelanggaran apalagi melakukannya sendiri.

Tujuan dari semua itu adalah agar tercipta sebuah iklim positif bagi para Advertiser maupun Publisher. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. 

Mereka para publisher sudah membayar mahal untuk sebuah slot iklan, maka hargai itu.

Akhir kata semoga artikel ini bisa berguna buat para pembaca pada umumnya dan khususnya untuk penulis. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel